Penerapan Hobi sebagai Strategi Intervensi Awal pada Klien Adiksi NAPZA

Authors

  • Revi Nayla Putri UNIVERSITAS ISLAM NEGERI RADEN FATAH
  • Deszarah Aurel Setiawan Putri Universitas Islam Negeri Raden Fatah
  • Indah Kurniawati
  • Syarla Martiza
  • Eka Putri Mareta
  • Tatiana Delfina Calista
  • Muammar Al Ansori
  • Muhammad Afin Maulana

Keywords:

Hobi, Intervensi, Zat Terlarang, NAPZA

Abstract

Penyalahgunaan narkoba adalah masalah kompleks dengan tingkat kekambuhan tinggi, terutama pada individu dengan komorbiditas psikologis. Program pengabdian masyarakat ini mengembangkan konseling singkat berbasis kekuatan dengan memanfaatkan hobi sebagai media terapi. Subjek penelitian adalah seorang residen berusia 44 tahun di Yayasan Rehabilitasi Ar-Rahman Palembang. Melalui asesmen multi-metode dan empat sesi konseling, hobi bermain gitar dan beternak ikan hias digunakan untuk membangun relasi, menggali kekuatan pribadi, serta menumbuhkan harapan. Hasil menunjukkan peningkatan keterbukaan, pengenalan diri terhadap kekuatan seperti kesabaran dan ketekunan, serta rencana usaha budidaya ikan. Program ini memberi model awal intervensi praktis, murah, dan replikatif bagi pusat rehabilitasi, dengan kebaruan pada pemanfaatan hobi untuk memperkuat konsep diri dan orientasi masa depan klien adiksi.

References

Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia. (2022). Survei Nasional Penyalahgunaan Narkoba Tahun 2021. Jakarta: Pusat Penelitian, Data, dan Informasi BNN.

Gecas, V. (1982). The self-concept. Annual review of sociology, 8, 1-33.

Flückiger, C., Munder, T., Del Re, A.C., & Solomonov, N. (2023). Strength-based methods – A narrative review and comparative multilevel meta-analysis of positive interventions in clinical settings. Psychotherapy Research, 33(7), 856–872. DOI: 10.1080/10503307.2023.2181718

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Kebijakan dan Program Penanggulangan Kekambuhan Pasien Penyalahguna NAPZA. Jakarta: Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan.

Masanda A. B. (2024). Positive Psychology Intervention (PPI) Program for Persons Who Use Drugs (PWUDS): A Pilot Study. Journal of primary care & community health, 15, 21501319241271909. https://doi.org/10.1177/21501319241271909

Mintawati, H., & Budiman, D. (2021). Bahaya narkoba dan strategi penanggulangannya. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Abdi Putra, 1(2), 62-68. https://doi.org/10.52005/abdiputra.v1i2.95

Purwanto, A. (2020). Teknik pemeriksaan keabsahan data pada penelitian kualitatif di bidang kesehatan masyarakat. Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat, 12(3), 150-160.

Sari, D. N. (2021). Strategi memastikan keabsahan data dalam penelitian kualitatif. Jurnal Penelitian dan Teknologi Administrasi Manajemen, 5(2), 45-56.

Smith, E. J. (2006). The strength-based counseling model. The counseling psychologist, 34(1), 13-79. https://doi.org/10.1177/0011000005277018

Snyder, C. R., Irving, L. M., & Anderson, J. R. (1991). Hope and health. Handbook of social and clinical psychology: The health perspective, 162(1), 285-305.

Downloads

Published

04-09-2025

How to Cite

Revi Nayla Putri, Deszarah Aurel Setiawan Putri, Indah Kurniawati, Syarla Martiza, Eka Putri Mareta, Tatiana Delfina Calista, Muammar Al Ansori, & Muhammad Afin Maulana. (2025). Penerapan Hobi sebagai Strategi Intervensi Awal pada Klien Adiksi NAPZA. Sumbangsih : Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(2), 54-59. https://mail.digamed.net/index.php/sumbangsih/article/view/396