Implementasi Pendidikan Emosional dalam Membentuk Sikap Memaafkan Siswa di Sekolah Dasar Berbasis Islam
Keywords:
Kecerdasan Emosional, Sikap Memaafkan, Sekolah Dasar Berbasis IslamAbstract
Salah satu tantangan yang kerap dihadapi siswa sekolah dasar berbasis Islam adalah rendahnya kemampuan dalam mengelola emosi, yang berimplikasi pada kesulitan menyelesaikan konflik secara sehat dan konstruktif, khususnya dalam hal memaafkan teman sebaya. Kondisi ini dapat menghambat perkembangan sosial-emosional anak serta mengurangi kualitas interaksi di lingkungan sekolah. Penelitian sekaligus program pengabdian ini bertujuan untuk menumbuhkan kecerdasan emosional dan sikap memaafkan dengan mengintegrasikan nilai-nilai Islam ke dalam proses pembelajaran dan pendampingan.Kegiatan dilaksanakan di sebuah SD berbasis Islam di Palembang dengan melibatkan 100 siswa kelas 1–2 serta didampingi oleh 4 guru kelas.Metode yang digunakan mencakup sosialisasi, penyuluhan, dan lokakarya interaktif. Pendekatan dilakukan melalui pengenalan emosi menggunakan media film Inside Out, diskusi kelompok, permainan peran, serta penyampaian kisah-kisah Islami yang relevan dengan tema pengendalian diri dan memaafkan. Evaluasi program dilakukan melalui observasi perilaku siswa selama kegiatan berlangsung serta wawancara singkat dengan guru untuk memperoleh perspektif tambahan mengenai perubahan sikap anak. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan, yaitu sebesar 70–75% pada kemampuan mengenali dan mengelola emosi, serta sekitar 40% pada sikap memaafkan. Hal ini tercermin dari keterbukaan siswa dalam mengekspresikan perasaan, kemampuan mengidentifikasi emosi yang dialami, serta inisiatif untuk berdamai setelah terjadi konflik. Temuan ini tidak hanya membuktikan efektivitas pendekatan berbasis nilai Islam, tetapi juga menghadirkan kebaruan berupa model intervensi integratif yang memadukan psikologi emosi, pendidikan karakter, dan spiritualitas Islam. Penelitian ini penting bagi pengembangan literatur psikologi pendidikan, khususnya dalam konteks sekolah dasar berbasis Islam, serta memberikan alternatif strategi praktis bagi pendidik dalam membangun kesejahteraan sosial-emosional siswa.
References
Bilgiler, S., Dergisi, E. A., Supriyadi, T., Julia, J., & Firdaus, E. (n.d.). Journal of Social Studies Education Research The Problems of Gender Equality: A Reconstruction of Islamic Doctrine. www.jsser.org
Enright, R. D., & Fitzgibbons, R. P. (2015). Forgiveness Therapy Forgiveness Therapy: An Empirical Guide for Resolving Anger and Restoring Hope, by.
Fitri, I., Dillatul Vatin, N., Amanah, F., Hubbal, M., Dampak, K., Fun, P., Camp, T., Kecerdasan, T., Dan, E., Agresif, P., Anak, P., & Khair, M. H. (2024). | 117 Dampak Program Fun Tahfidz Camp Terhadap Kecerdasan Emosional Dan Perilaku Agresif Pada Anak (Studi Kasus: SD IT Daarul Faalah Kota Pariaman). Affection: Journal of Psychology and Counseling, 1(2), 117–130. https://doi.org/10.55062
Handayani, S. W., Masfuah, S., & Fardani, A. (2021). Kecerdasan Emosional Anak Sekolah Dasar Saat Pembelajaran Daring. Jurnal Penelitian Dan Pengembangan Pendidikan, 5(3), 446–456.
https://ejournal.undiksha.ac.id/index.php/JJL/index
Hidayati, L. N., & Amalia, R. (2021). Psychological Impacts On Adolescent Victims Of Bullying: Phenomenology Study. Media Keperawatan Indonesia, 4(3), 201. https://doi.org/10.26714/mki.4.3.2021.201-207
Nihayah, U., Ade Putri, S., Hidayat, R., & Walisongo Semarang, U. (2021). Indonesian Journal of Counseling and Development Konsep Memaafkan dalam Psikologi Positif. 3, 108–119.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Putri Syahirah Zaskia, Diana Azizah, Rifdatul Rizkia, Gloria Puspa Sari, Sherly Wahyuni, Haniyah Al-Abidah, Aisyah Hapsari, Wella Novitri

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.


