Optimalisasi Pembuatan Profil Sekolah sebagai Upaya Meningkatkan Kualitas Branding Sekolah dan Pengembangan Literasi pada Anak di Desa Pangkalan Gelebak

Authors

  • Erik agus Setiawan Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang
  • Rina Anggraina Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang
  • Husnul Khotimah Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang
  • Dimas ilham Saputra Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang
  • ⁠Ghea Audysa Sherly Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang
  • Jumanah Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Keywords:

Branding Sekolah, Profil Sekolah, Literasi Anak, Pengabdian kepada Masyarakat, Media Digital

Abstract

Permasalahan utama yang dihadapi sekolah di Desa Pangkalan Gelebak adalah belum optimalnya branding sekolah akibat tidak adanya profil sekolah yang terstruktur serta rendahnya tingkat literasi siswa. Keterbatasan pemanfaatan teknologi dan kurangnya program literasi yang terintegrasi menjadi faktor utama yang mempengaruhi kondisi tersebut. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas branding sekolah melalui optimalisasi pembuatan profil sekolah berbasis digital serta mengembangkan literasi anak. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, workshop, pelatihan, dan pendampingan yang melibatkan dosen dan mahasiswa melalui program KKN Tematik. Mitra kegiatan adalah satu sekolah dasar di Desa Pangkalan Gelebak dengan jumlah peserta sebanyak 30 orang yang terdiri dari guru dan siswa. Evaluasi dilakukan menggunakan observasi, kuesioner, dan wawancara dengan pendekatan triangulasi untuk mengukur efektivitas program. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman guru terkait branding sekolah dari 30% menjadi 85%, serta peningkatan keterampilan teknis dalam pembuatan profil sekolah berbasis digital dari 25% menjadi 80%. Selain itu, minat baca siswa meningkat sebesar 40% melalui implementasi program literasi kreatif. Dengan demikian, kegiatan ini terbukti mampu meningkatkan kompetensi guru dan literasi siswa secara signifikan, serta berkontribusi terhadap peningkatan citra sekolah di masyarakat.

References

Ananda, R. (2021). Pengembangan literasi dasar siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar, 10(1), 45–54.

Arifin, Z. (2017). Evaluasi pembelajaran. Remaja Rosdakarya.

Bringle, R. G., & Hatcher, J. A. (1995). A service-learning curriculum for faculty. Michigan Journal of Community Service Learning, 2, 112–122.

Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2018). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (5th ed.). Sage Publications.

Dwivedi, Y. K., Hughes, D. L., Coombs, C., Constantiou, I., Duan, Y., Edwards, J. S., Gupta, B., Lal, B., Misra, S., Prashant, P., Raman, R., & Upadhyay, N. (2021). Impact of digital transformation on organizations. Journal of Business Research, 123, 1–10.

Epstein, J. L. (2018). School, family, and community partnerships: Preparing educators and improving schools (2nd ed.). Routledge.

Fauzi, M. (2020). Pemanfaatan media digital dalam pembelajaran. Jurnal Teknologi Pendidikan, 12(2), 98–107.

Guthrie, J. T., & Wigfield, A. (2000). Engagement and motivation in reading. In M. L. Kamil et al. (Eds.), Handbook of reading research (Vol. 3, pp. 403–422). Lawrence Erlbaum Associates.

Hemsley-Brown, J., & Oplatka, I. (2015). Higher education consumer choice. Palgrave Macmillan.

Hidayat, A. (2021). Inovasi pembelajaran berbasis teknologi. Jurnal Pendidikan Indonesia, 13(1), 56–65.

Iskandar, D. (2022). Implementasi pengabdian masyarakat di bidang pendidikan. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 6(1), 12–20.

Kemendikbud. (2017). Gerakan Literasi Nasional. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.

Kemendikbudristek. (2021). Kebijakan Merdeka Belajar. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia.

Kemmis, S., & McTaggart, R. (2014). The action research planner: Doing critical participatory action research. Springer.

Kotler, P., & Keller, K. L. (2016). Marketing management (15th ed.). Pearson Education.

Lester, J. N., & O’Reilly, M. (2021). Qualitative research methods. Sage Publications.

Munir. (2017). Pembelajaran digital. Alfabeta.

Nasution, S. (2016). Didaktik asas-asas mengajar. Bumi Aksara.

OECD. (2019). PISA 2018 results (Volume I): What students know and can do. OECD Publishing.

Prasetyo, E. (2020). Strategi branding sekolah di era digital. Jurnal Manajemen Pendidikan, 12(2), 67–75.

Putri, R. (2022). Digital literacy in primary education. Jurnal Teknologi Pendidikan, 14(1), 23–31.

Rahmawati, D. (2021). Pengembangan literasi siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar, 9(1), 23–30.

Sari, M., Rahman, A., & Putra, D. (2020). Pelatihan pembuatan profil sekolah berbasis digital. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(2), 45–52.

Slameto. (2015). Belajar dan faktor-faktor yang mempengaruhi. Rineka Cipta.

Snow, C. E., Burns, M. S., & Griffin, P. (1998). Preventing reading difficulties in young children. National Academy Press.

Sugiyono. (2018). Metode penelitian pendidikan: Pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Tilaar, H. A. R. (2012). Pendidikan nasional dalam pembangunan. Rineka Cipta.

Uno, H. B. (2016). Teori motivasi dan pengukurannya. Bumi Aksara.

Wahyuni, S. (2019). Literasi dalam pendidikan dasar. Jurnal Pendidikan, 10(1), 1–10.

Yusuf, M. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan penelitian gabungan. Kencana.

Downloads

Published

16-04-2026

How to Cite

Erik agus Setiawan, Rina Anggraina, Husnul Khotimah, Dimas ilham Saputra, ⁠Ghea Audysa Sherly, & Jumanah. (2026). Optimalisasi Pembuatan Profil Sekolah sebagai Upaya Meningkatkan Kualitas Branding Sekolah dan Pengembangan Literasi pada Anak di Desa Pangkalan Gelebak. Kontribusi : Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(2), 51-58. https://mail.digamed.net/index.php/kontribusi/article/view/610

Similar Articles

1-10 of 52

You may also start an advanced similarity search for this article.