Pemberdayaan Perempuan melalui Pelatihan Pembuatan Kue Srikaya Khas Palembang sebagai Upaya Peningkatan Ekonomi Keluarga
Keywords:
Pemberdayaan perempuan, pelatihan keterampilan, kue srikaya Palembang, ekonomi keluarga, usaha kuliner lokalAbstract
Pemberdayaan perempuan melalui peningkatan keterampilan produktif menjadi salah satu strategi penting dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi keluarga, khususnya di sektor usaha rumah tangga berbasis kuliner lokal. Namun demikian, masih banyak perempuan yang belum memiliki keterampilan kewirausahaan dan pengolahan produk pangan yang dapat dikembangkan menjadi peluang usaha. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan perempuan melalui pelatihan pembuatan kue srikaya khas Palembang sebagai upaya peningkatan ekonomi keluarga. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi penyuluhan, pelatihan, praktik langsung, serta pendampingan kepada peserta. Mitra dalam kegiatan ini adalah kelompok perempuan atau ibu rumah tangga yang berjumlah 25 orang. Kegiatan pelatihan dilaksanakan melalui beberapa tahapan, yaitu tahap persiapan, pelaksanaan pelatihan pembuatan kue srikaya, serta monitoring dan evaluasi kegiatan. Evaluasi dilakukan menggunakan metode kuesioner, wawancara, dan observasi untuk mengetahui peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta sebelum dan setelah pelatihan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pelatihan yang diberikan mampu meningkatkan pemahaman peserta mengenai teknik pembuatan kue srikaya dari 40% menjadi 85%, serta meningkatkan keterampilan peserta dalam memproduksi kue dari 30% menjadi 80%. Selain itu, minat peserta untuk mengembangkan usaha kuliner rumah tangga juga meningkat dari 45% menjadi 90%. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pelatihan keterampilan berbasis praktik dapat menjadi strategi yang efektif dalam pemberdayaan perempuan serta meningkatkan potensi ekonomi keluarga melalui pengembangan usaha kuliner berbasis potensi lokal.
References
Aisyah, N., & Lestari, S. (2021). Community empowerment through culinary training for women micro-entrepreneurs. Journal of Community Development, 12(3), 201–210.
Bappenas. (2020). Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020–2024. Jakarta: Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional.
Duflo, E. (2012). Women empowerment and economic development. Journal of Economic Literature, 50(4), 1051–1079. https://doi.org/10.1257/jel.50.4.1051
Hidayati, N., & Pramono, R. (2020). Women empowerment through small-scale food industry development. International Journal of Social Economics, 47(5), 611–623.
Kabeer, N. (2012). Women’s economic empowerment and inclusive growth: Labour markets and enterprise development. Development Policy Review, 30(1), 1–22. https://doi.org/10.1111/j.1467-7679.2012.00566.x
Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia. (2021). Strategi pengembangan UMKM nasional. Jakarta.
Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia. (2021). Pengembangan ekonomi kreatif berbasis kuliner lokal. Jakarta.
Moser, C. (2017). Gender planning and development: Theory, practice and training. London: Routledge.
Nurhayati, S., Rahman, A., & Putri, D. (2022). Pemberdayaan perempuan melalui pelatihan pengolahan pangan lokal dalam meningkatkan ekonomi keluarga. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(2), 120–128.
Prasetyo, A., & Nugroho, H. (2021). Micro food business training and its impact on community welfare. Journal of Social Entrepreneurship, 9(3), 210–223.
Pratama, R., & Lestari, N. (2021). Pendampingan usaha mikro berbasis kuliner lokal sebagai strategi pemberdayaan masyarakat. Jurnal Abdimas, 6(1), 45–52.
Putri, D., & Fadli, M. (2021). Training-based empowerment for women microenterprises. Journal of Entrepreneurship Education, 24(2), 1–8.
Rahman, A., & Sari, L. (2020). Household economic resilience through women entrepreneurship development. Journal of Economic Development, 45(2), 112–124.
Rahmawati, D., & Hidayat, T. (2020). Pelatihan pengolahan pangan lokal sebagai strategi pemberdayaan ekonomi perempuan. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat, 4(1), 55–63.
Sari, M., Wibowo, A., & Lestari, P. (2021). Pemberdayaan perempuan melalui usaha pangan rumah tangga. Jurnal Ekonomi Kreatif, 7(2), 88–97.
Suryani, T., & Handayani, R. (2019). Local food development and women entrepreneurship in rural areas. Journal of Rural Development, 38(4), 523–536.
UN Women. (2018). Turning promises into action: Gender equality in the 2030 agenda for sustainable development. New York: United Nations.
Utami, R., & Prasetyo, B. (2019). Penguatan usaha mikro perempuan melalui pelatihan kuliner berbasis potensi lokal. Jurnal Pengembangan Masyarakat, 3(1), 34–42.
World Bank. (2020). Women, business and the law 2020. Washington, DC: The World Bank.
Wulandari, S., & Kurniawan, A. (2022). Empowering women through local culinary business development. International Journal of Community Engagement, 6(1), 15–23.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Heni Indrayani, Milani Putri EH, Darvinna Shoriah, Windi Windiana, Revina Indriani, Yesyah Nur Pajariyah, Ica Kalista, Achmad Al Farizi, Saini Rafael Iqrom, Amanda Henda Tiana, Nayla Arta Setia Anjeli, Devi Apriliana, Khairunnisa Khasanah, Anggel Anggita, Nila Rahmawati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Kontribusi : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : CV. Digazeebook Media
Akta Notaris Nomor 06 Tanggal 18 Desember 2021
Terdaftar Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
Nomor : AHU-0043239.AH.01.16 Tahun 2021
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
