Pemberdayaan Perempuan Desa Suka Cinta melalui Pengolahan Nanas menjadi Selai sebagai Upaya Peningkatan Pendapatan Keluarga
Keywords:
Pemberdayaan perempuan, Pengolahan nanas, Nilai tambah, Pendapatan keluargaAbstract
Program pemberdayaan perempuan di Desa Suka Cinta ini bertujuan untuk meningkatkan pendapatan keluarga melalui pengolahan nanas menjadi selai sebagai solusi atas rendahnya nilai tambah penjualan nanas segar. Kegiatan ini melibatkan 20 ibu rumah tangga dan anggota PKK melalui sosialisasi, pelatihan praktik langsung, serta pendampingan. Evaluasi melalui observasi dan kuesioner menunjukkan adanya peningkatan keterampilan produksi, pemahaman konsep nilai tambah, serta munculnya inisiatif pemasaran awal. Produk olahan memiliki nilai ekonomi lebih tinggi dibandingkan buah segar sehingga berpotensi menambah pendapatan keluarga. Namun, dukungan lanjutan dalam aspek pemasaran dan legalitas usaha masih diperlukan untuk menjamin keberlanjutan program.
References
Arifin, M., & Laily, N. (2023). Women-led MSMEs and household economic resilience. Jurnal Ekonomi Pembangunan, 24(2), 145–158.
Damayanti, R., Setiawan, A., & Puspita, D. (2022). Diversification of household income through women micro-enterprises. Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian, 18(1), 67–79.
Firmansyah, H., & Dewi, R. (2022). Value added analysis in agro-processing sector. Jurnal Agroindustri Indonesia, 11(3), 201–213.
Handayani, S., & Putro, T. (2021). Participatory entrepreneurship training in rural communities. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 6(4), 310–321.
Kurniawan, A., & Salsabila, F. (2024). Development of household agroindustry based on local commodities. Jurnal Agribisnis dan Pembangunan, 9(1), 55–70.
Lestari, P., Wicaksono, B., & Yanti, M. (2024). Community participation and sustainability of empowerment programs. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat, 12(2), 89–104.
Putra, D., & Amelia, S. (2025). Digital literacy challenges in women MSMEs. Jurnal Manajemen UMKM, 7(1), 23–37.
Rahmawati, I., & Hidayat, R. (2023). Economic empowerment of rural women through microbusiness. Jurnal Ekonomi Desa, 5(2), 120–134.
Sari, L., & Nugroho, A. (2021). Women empowerment and household decision-making. Jurnal Gender dan Pembangunan, 15(1), 45–59.
Wulandari, E., Santoso, B., & Fitriani, D. (2022). Skill-based training and women’s economic participation. Jurnal Pembangunan Pedesaan, 20(3), 178–192.
Prabha, G. L. (2025). Socio-Economic Empowerment of Rural Women through Agripreneurship.
Raysa, S., Istianah, R., Talitha, S., & Amalia, P. (2025). Women's economic empowerment through Nugraha Women Farmer Group.
Putri, H. G., Iqbal, M., Utami, S. U., et al. (2025). Pemberdayaan perempuan petani dalam menunjang ekonomi keluarga.
Anisa, A., Lestari, G. D., Yusuf, A., Yulianingsih, W., & Mustakim. (2025). Comparative literature study on women empowerment in UMKM.
Widayati, R. S., et al. (2025). Improving Rural Economic Empowerment through Herbal Product Development.
Kweka, A. (2025). Women’s Economic and Social Empowerment in Agricultural Value Chains.
Novitayani, A., Sri, N., dan Ramli, F. D. (2023). Family economic empowerment through diversification of processing pineapple products. Jurnal Pengabdian Pembangunan Pertanian dan Lingkungan, 1(1).
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Shifa Salsabilla, Monicha Anju, Miftahul Husna, Hikma Lestari, Afifah Syajidah Talfah, Andi Akbar Febradiansah, Herwansyah, Husnah Lutfiah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Kontribusi : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : CV. Digazeebook Media
Akta Notaris Nomor 06 Tanggal 18 Desember 2021
Terdaftar Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
Nomor : AHU-0043239.AH.01.16 Tahun 2021
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
