Pengaruh Trauma Relasional terhadap Identitas Diri dan Perilaku Adiktif Klien H
Keywords:
Relational Trauma, Self-Identity, Addictive BehaviorAbstract
Trauma relasional merupakan salah satu bentuk pengalaman traumatis yang berpotensi mengganggu pembentukan identitas diri dan memicu perilaku adiktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh trauma relasional terhadap identitas diri dan perilaku adiktif pada seorang klien rehabilitasi narkoba. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dan observasi pada Klien H di Yayasan Rehabilitasi Narkoba Ar-Rahman, serta dilengkapi dengan studi literatur. Analisis data dilakukan menggunakan teknik analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengalaman pengkhianatan dalam hubungan dekat menimbulkan luka emosional mendalam, menurunkan kepercayaan diri, dan memicu krisis identitas. Klien cenderung mengembangkan mekanisme koping maladaptif melalui penggunaan zat adiktif, mulai dari ganja hingga sabu, sebagai sarana pelarian dari rasa sakit emosional. Kepribadian introvert klien memperburuk kondisi, karena membatasi kemampuan untuk mengekspresikan perasaan dan mencari dukungan sosial. Temuan ini mengindikasikan bahwa trauma relasional memiliki peran signifikan dalam membentuk dinamika psikologis yang kompleks, melibatkan gangguan identitas diri dan perilaku adiktif. Penelitian ini menekankan pentingnya intervensi komprehensif yang mencakup pemulihan identitas, penguatan regulasi emosi, dan pendekatan spiritual sebagai upaya rehabilitasi yang berkelanjutan.
References
Dye, H., & MacIntyre, R. (2024). Partner betrayal trauma and trust: Understanding the impact on attachment style and self-esteem. European Journal of Trauma & Dissociation, 8(2), 100–115. https://doi.org/10.1016/j.ejtd.2024.100115
Hasanah, C. D. U., & Ambarini, T. K. (2018). Hubungan faktor trauma masa lalu dengan status mental berisiko gangguan psikosis pada remaja akhir di DKI Jakarta. INSAN: Jurnal Psikologi dan Kesehatan Mental, 3(2), 73–82. https://doi.org/10.20473/jpkm.v3i22018.73-82
Huang, L., Chen, Y., & Zhao, X. (2023). Unraveling the association: How identity mediates the impact of trauma on maladaptive behavior. Behavioral Sciences, 15(1), 56. https://doi.org/10.3390/bs15010056
Jones, A., & Smith, B. (2023). Understanding the link between trauma and substance abuse: A developmental perspective. Journal of Substance Abuse Research, 12(3), 215–229. https://doi.org/10.1016/j.jsar.2023.215229
Kendler, K., Prescott, C., Myers, J., & Neale, M. (2021). The association between trauma exposure and addiction risk across lifespan. Addictive Behaviors, 115, 106–118. https://doi.org/10.1016/j.addbeh.2021.106118
Martin, P., & Lee, K. (2022). Healing after relational trauma: Pathways to recovery and resilience. Journal of Mental Health & Trauma Recovery, 9(4), 301–315. https://doi.org/10.1177/jmhr.2022.301315
Erikson, E. H. (1968). Identity: Youth and crisis. New York: Norton.
Marcia, J. E. (1980). Identity in adolescence. In J. Adelson (Ed.), Handbook of adolescent psychology (pp. 159–187). New York: Wiley.
Khantzian, E. J. (1997). The self-medication hypothesis of substance use disorders: A reconsideration and recent applications. Harvard Review of Psychiatry, 4(5), 231–244. https://doi.org/10.3109/10673229709030550
Taylor, S. E. (2011). Social support: A review. In M. S. Friedman (Ed.), The handbook of health psychology (pp. 189–214). New York: Oxford University Press.
Pargament, K. I. (2007). Spiritually integrated psychotherapy: Understanding and addressing the sacred. New York: Guilford Press.
WHO. (2018). Adverse childhood experiences international questionnaire (ACE-IQ). Geneva: World Health Organization.
BNN (Badan Narkotika Nasional). (2022). Laporan nasional penyalahgunaan narkoba di Indonesia. Jakarta: BNN RI.
Volkow, N. D., & Koob, G. F. (2015). Brain disease model of addiction: Why is it so controversial? Lancet Psychiatry, 2(8), 677–679. https://doi.org/10.1016/S2215-0366(15)00236-9
Herman, J. L. (2015). Trauma and recovery: The aftermath of violence—from domestic abuse to political terror. New York: Basic Books.
Cloitre, M., Garvert, D. W., Weiss, B., Carlson, E. B., & Bryant, R. A. (2014). Distinguishing PTSD, complex PTSD, and borderline personality disorder: A latent class analysis. European Journal of Psychotraumatology, 5(1), 25097. https://doi.org/10.3402/ejpt.v5.25097
Sher, L. (2020). The role of trauma in substance use disorders: Clinical and neurobiological perspectives. Journal of Psychiatric Research, 129, 1–9. https://doi.org/10.1016/j.jpsychires.2020.06.011
van der Kolk, B. (2014). The body keeps the score: Brain, mind, and body in the healing of trauma. New York: Viking.
Hidayati, N., & Pratiwi, R. (2021). Faktor keluarga dalam pembentukan identitas remaja: Tinjauan psikologi perkembangan. Jurnal Psikologi Udayana, 8(2), 120–134. https://doi.org/10.24843/JPU.2021.v08.i02.p02
Nurhayati, T., & Fahmi, R. (2020). Spiritualitas sebagai strategi coping pada mantan pecandu narkoba. Jurnal Psikologi Islami, 6(1), 45–58. https://doi.org/10.15575/jpi.v6i1.7292
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Alya Putri Rahmadhani, M. Aldauri Harri Mahus, Mona Lestari, Rendi Candika, Sephia Dwi Asmini, Sholihah El Mujadidah N, Warda Sakinah, Zahira Difa Ningtias

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Kontribusi : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : CV. Digazeebook Media
Akta Notaris Nomor 06 Tanggal 18 Desember 2021
Terdaftar Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
Nomor : AHU-0043239.AH.01.16 Tahun 2021
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
