Pengaruh Pemberian Video Informasi Kesamaan antar Gender Terhadap Seksisme Pada Mahasiswa

Authors

  • Ardi Wiyatno Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang Author
  • Sheilla Alma Tasya Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang Author
  • Abdul Rahim Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang Author
  • Syahirah Rizki Anila Universitas Sriwijaya Author

Keywords:

Seksisme , Video informasi , Penelitian eksperimen

Abstract

Sekisme merupakan prasangka atau diskriminasi terhadap individu atau kelompok berdasarkan jenis kelamin atau identitas gender. Untuk mengurangi terjadinya seksissme diperlukan suatu Tindakan dalam menanganinya salah satunya diberikan informasi berupa video. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemberian video dapat menurunkan sifat seksime yang terjadi pada mahasiswa. jenis penelitian ini menggunakan metode penelitian Quasi Experiment dengan one group pre-test post-test dengna melakukan pre-test terlebih dahulu pada responden, alat ukur yang digunakan yaitu skalah The Ambivalent Sexism Invetory (ASI), kemudian selanjut post-test diberikan pemaparan video informasi mengenai kesetaraan gender. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa di sebuah Universitas di Palembang dengan jumlah 22 responden. Sampel penelitian ini diambil menggunakan Cluster Sampling. Hasil penelitian mengunakan uji parametrik Paired-Samples T Test yang mendaptkan hasil nilai Sig. (2-tailed) 0.001 < 0.05, yang berarti mempunyai hasil yang signifikan. Dapat disimpulkan bahwa pemberian video informasi mengenai kesetaraan gender mempunyai hasil yang signifikan terhadap penurunan sifat seksisme pada mahasiswa.

References

Aisah, s., ismail, s. Dan margawati. (2021). Edukasi kesehatan dengan media video animasi: scoping review. Jurnal perawat Indonesia, 5 (1), 641-655.

Doob, Christopher B., Social Inequality and Social Stratification in US Society, Upper Saddle River, (NI: Pearson Education, Inc., 2013).

Glick, P., & Fiske, S. T. (1996). The Ambivalent Sexism Inventory: Differentiating Hostile and Benevolent Sexism. Journal of Personality and Social Psychology, 70(3), 491–512. https://doi.org/10.1037/0022-3514.70.3.491

Izqiva, S., Aditaputri, T. I., Nabila, K., Luthfizzan, A., Yudiana, W., Psikologi, F., & Padjadjaran, U. (2022). APAKAH PEMBERIAN INFORMASI KESAMAAN PSIKOLOGIS ANTARGENDER DAPAT MENURUNKAN SEKSISME? EKSPERIMEN PSIKOLOGI SOSIAL MENGGUNAKAN VIDEO. Psyche: Jurnal Psikologi Universitas Muhammadiyah Lampung, 4, 107–122.

Lesmono, R. (2024). Menilik Definisi Mahasiswa Menurut Ahli: Siapa Mereka Sebenarnya?. RedaSamudera.id. Diakses pada 20 Juli 2024, dari https://redasamudera.id/definisi-mahasiswa-menurut-ahli/

Sabarudin, Mahmudah, R., Ruslin, Aba, L., Nggawu, L. O., Syahbudin, Nirmala, F., Saputri, A. I., & Hasyim, M. S. (2020). Efektivitas Pemberian Edukasi secara Online melalui Media Video dan Leaflet terhadap Tingkat Pengetahuan Pencegahan Covid-19 di Kota Baubau. Jurnal Farmasi Galenika (Galenika Journal of Pharmacy) (e-Journal), 6(2), 309–318. https://doi.org/10.22487/j24428744.2020.v6.i2.15253

Salama, N. (2013). SEKSISME DALAM SAINS Nadiatus Salama Abstrak menetap , dan kemudian budaya laki-laki mulai melembagakan konsep mencegah perempuan berpartisipasi dalam proses politik ( misalnya : wanita Romawi tidak boleh mengikuti Pemilu atau memegang jabatan politik ). SAWWA: Jurnal Studi Gender, 8(2), 311–322.

Santoso, S. (2016). Panduan lengkap SPSS versi 23. Elex Media Komputindo.

Susanti, D. (2023, Juli 5). Peran mahasiswa dalam membangun kesetaraan gender. Kompasiana. Diakses pada 20 Juli 2024 https://www.kompasiana.com/dianasusantijepara9792/65974c34de948f7ca05d6ce2/peran-mahasiswa-dalam-membangun-keseteraan-gender?page=3&page_images=1

Downloads

Published

30-03-2024

Similar Articles

1-10 of 53

You may also start an advanced similarity search for this article.