Pendekatan Religiusitas Melalui Kultum Dalam Meningkatkan Kesadaran Diri Residen Di Yayasan Pusat Rehabilitasi Narkoba Ar-Rahman Palembang

Authors

  • Muhammad Raihan Bakri Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang
  • Anis Sintya Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang
  • Dina Anggraini Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang
  • Khairunisa Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang
  • Muhammad Salman Alfarizi Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang
  • Nabila Hanifa Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang
  • Rieka Fajar Apriani Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang
  • Siti Fadillah Hasanah Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang
  • Siti Nurhaliza Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Keywords:

Religiusitas, Kultum, Rehabilitasi Narkoba, Kesadaran Diri

Abstract

Penyalahgunaan narkoba merupakan masalah serius yang berdampak pada kesehatan fisik, mental, serta kondisi sosial dan spiritual individu. Upaya rehabilitasi yang hanya berfokus pada aspek medis dan psikologis sering kali kurang optimal, sehingga diperlukan pendekatan religiusitas sebagai strategi pendukung pemulihan. Artikel ini membahas implementasi kegiatan kultum (kuliah tujuh menit) sebagai metode pendekatan religiusitas di Yayasan Pusat Rehabilitasi Narkoba Ar-Rahman Palembang. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara semi-terstruktur terhadap dua residen yang dipilih secara acak. Kegiatan kultum dilaksanakan rutin setiap malam setelah salat Magrib berjamaah selama 13 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kultum berkontribusi signifikan dalam meningkatkan kesadaran diri residen, ditunjukkan dengan perubahan pada dimensi religiusitas (keyakinan, ritual, pengetahuan, pengalaman spiritual, dan perilaku) serta peningkatan self-awareness meliputi pengendalian emosi, evaluasi diri, kepercayaan diri, dan motivasi hidup. Residen merasakan peningkatan spiritualitas, ketenangan batin, semangat beribadah, serta tekad untuk meninggalkan narkoba. Dengan demikian, kultum terbukti menjadi sarana religius yang efektif untuk memperkuat kesadaran diri dan mendukung keberhasilan rehabilitasi narkoba.  

References

Ancok, D., & Nashori, F. (1994). Psikologi Islami: Solusi Islam atas problem-problem psikologi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Anwar, F. (2019). Dimensi religiusitas menurut Glock & Stark dalam praktik kehidupan beragama. Jurnal Ilmiah Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung, 6(2), 101–115.

Anwar, S. (2019). Religiusitas dalam perspektif teori Glock dan Stark serta implikasinya dalam pendidikan agama Islam. Jurnal Pendidikan Islam, 8(1), 45–60.

Azra, A. (2020). Pendidikan Islam: Tradisi dan modernisasi menuju milenium baru. Jakarta: Kencana.

Badan Narkotika Nasional (BNN). (2025). Data Prevalensi dan Rehabilitasi Pengguna Narkoba di Indonesia.

Burhanuddin. (2020). Zikir dan Ketenangan Jiwa (Solusi Islam Mengatasi Kegelisahan dan Kegalauan Jiwa). Mimbar: Jurnal Media Intelektual Muslim dan Bimbingan Rohani, 6(1), 15-25).

Creswell, J. W. (2014). Penelitian desain: Pendekatan kualitatif, kuantitatif, dan metode campuran (Edisi ke-4). Sage Publikasi.

Daryanto. (2016). Kesadaran diri dan pengembangan karakter. Bandung: Alfabeta.

Dewi, L.S. (2021). Pengaruh Kelengkapan Produk dan Pelayanan Terhadap Keputusan Pembelian Di Koperasi Pegawai Bank Indonesia. Jurnal E-Bis (Ekonomi-Bisnis), 5(2), 308-325

Donatus, S.K. (2016). Pendekatan Kuantitatif Dan Kualitatif Dalam Penelitian Ilmu Sosial: Titik Kesamaan dan Perbedaan. Studia Philosophica et Theologica,16(2),197-210.

Ernadewita, E., Rosdialena, R., & Deswita, Y. (2019). Sabar sebagai terapi kesehatan mental. Jurnal Kajian Dan Pengembangan Umat, 2(2).

Goleman, D. (2009). Emotional intelligence: Mengapa EI lebih penting daripada IQ. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Hawa, S., Syarifah, S., & Muhamad, M. (2021). Pembinaan Akhlak Peserta Didik Melalui Kegiatan Kultum (Kuliah Tujuh Menit) di SD Negeri 17 Pangkalpinang. Jurnal Sustainable, 4(2), 75-90.

Hawi, A. (2023). Upaya Penyadaran Pecandu Narkoba Melalui Nilai Religiusitas di Panti Rehabilitasi Pondok Tetirah Dzikir Yogyakarta.

Irfangi, M. (2015). Implementasi Pendekatan Religius dalam Rehabilitasi Korban Penyalahgunaan Narkoba. Jurnal Pendidikan Islam dan Konseling, 3(2), 45-58.

Malikah, M. (2013). Kesadaran diri proses pembentukan karakter islam. Al-Ulum, 13(1), 129-150.

Mardlia, U. H., Sukiatni, E., & Kusumandari, R. (2021). Hubungan self-awareness dengan pengambilan keputusan karier siswa SMA Negeri 3 Surabaya. Jurnal Konseling Indonesia, 7(2), 45–55.

Marfu’ah, S. (2024). Integrasi nilai kecerdasan emosional dalam pendidikan Islam: Telaah konseptual dan empiris. Jurnal Pendidikan Islam Kontemporer, 12(1), 33–47.

Mulia, T.I, & Sundari, R. (2024). Pengaruh Religiusitas dan Regulasi Emosi terhadap Kesejahteraan Psikologis Guru. Jurnal Psikologi Kreatif Inovatif, 4(1), 47-57.

Najoan, M. (2020). Dimensi religiusitas menurut Glock dan Stark: Kajian konseptual. Jurnal Sosial dan Humaniora, 9(2), 120–129.

Nurdin, M. (2025). Self-awareness dalam perspektif Al-Qur’an: Integrasi dengan teori kecerdasan emosional Goleman. Jurnal Psikologi Islami, 15(1), 77–92.

Paputungan, R. T., Solong, N. P., & Yusuf, H. (2024). Pelaksanaan Kultum Dalam Membangun Karakter Percaya Diri Peserta Didik Di Man 1 Kabupaten Gorontalo. Pekerti: Journal Pendidikan Islam dan Budi Pekerti, 6(2), 80-91.

Pratama, H. R., Naila, I., & Faradita, M. N. (2024). Analisis Keterampilan Kolaborasi Siswa Sekolah Dasar Menggunakan Media Diorama Pada Pembelajaran Materi Ekosistem. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 9(1), 927-937.

Rahayu, P. D. (2025). Konsep Kesadaran Diri Perspektif Al-Qur'an (Analisis Teori Self-Awareness Goleman). Skripsi. Universitas Islam Negeri (UIN) Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo.

Salma, M. (2025). Analisis dimensi religiusitas pada puisi “Doa” karya Chairil Anwar (Skripsi, Universitas Islam Negeri).

Sudarmono, Apuanor, & Eka. (2017). Kesadaran diri (self-awareness) sebagai bagian dari kecerdasan emosional. Jurnal Psikologi Pendidikan Indonesia, 3(1), 55–68.

Sulaeman, S. F. (2019). Pendidikan Spiritual dan Religius Mengokohkan Resiliensi Penyalahguna Narkotika di Indonesia. Jurnal Pendidikan dan Konseling, 6(1), 5089-5101.

Sutopo, H. (2016). Kematangan emosional dan refleksi diri: Studi tentang self-awareness. Jurnal Psikologi Indonesia, 5(2), 88–99.

Syahputra, R. (2021). Religiusitas dan kesadaran diri: Analisis integratif perspektif psikologi dan Islam. Jurnal Psikologi Islami, 5(2), 77–91.

Tambunan, H., Umam, K., & Khurosan, A. (2024). Representasi dimensi religiusitas dalam film Qodrat. Jurnal Komunikasi dan Budaya, 11(3), 101–117.

Tarwiyyah, H.L. (2022). Pengaruh Religiusitas dalam Membangun Self-Awareness pada Remaja: Literature Review. Jurnal Psimawa: Diskursus Ilmu Psikologi & Pendidikan, 5(2), 79-85.

Umar, M. (2018). Dimensi religiusitas Glock & Stark dalam mengukur tingkat keberagamaan masyarakat. Jurnal Studi Agama, 12(1), 15–28.

Wahyuni, N. (2018). Hubungan self-awareness dengan pengambilan keputusan karier siswa kelas XII SMA Negeri 3 Surabaya. Aksiologi: Jurnal Pendidikan dan Humaniora, 2(1), 33–41. https://doi.org/10.33387/aksiologi.v2i1.285

Zakiyah, Z. N., & Indrastuti, N. (2024). Dimensi religiusitas dalam novel Mataraisa: Kajian profetik. Jurnal Sastra dan Humaniora, 10(1), 55–70.

Zikir, K. J. (2020). Zikir Dan Ketenangan Jiwa. Jurnal Media Intelektual Muslim dan Bimbingan Rohani, 6(1).

Downloads

Published

22-12-2025

How to Cite

Muhammad Raihan Bakri, Anis Sintya, Dina Anggraini, Khairunisa, Muhammad Salman Alfarizi, Nabila Hanifa, Rieka Fajar Apriani, Siti Fadillah Hasanah, & Siti Nurhaliza. (2025). Pendekatan Religiusitas Melalui Kultum Dalam Meningkatkan Kesadaran Diri Residen Di Yayasan Pusat Rehabilitasi Narkoba Ar-Rahman Palembang. Kontribusi : Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(2), 109-125. https://mail.digamed.net/index.php/kontribusi/article/view/409

Similar Articles

21-25 of 25

You may also start an advanced similarity search for this article.